r/karir • • 12h ago

Business Operations Sadar gak sih, ada satu kesalahan fatal dalam strategi ekonomi yang bisa bikin suatu negara punya biaya hidup mahal, tapi penciptaan lapangan kerjanya malah mandek total? ​Ini yang terjadi ketika sebuah negara nekat "bypass" atau melompati proses industrialisasi. ​Yuk bedah kasus Filipina vs Indones

3 Upvotes

Filipina adalah contoh nyata negara yang lompat dari sektor agraris langsung ke sektor jasa (services) dan ekonomi buruh migran (remittance), tanpa membangun fondasi manufaktur yang kuat.

​Dampaknya? Barang manufaktur & kebutuhan pokok harus impor. Mobil pun banyak diimpor utuh dari Indonesia, kapal perang dari PT PAL, dan pesawat dari PT DI.

​Hasil akhirnya: Harga barang-barang mahal, tapi lapangan kerja dalam negeri terbatas.

Indonesia sebenarnya masih jauh lebih unggul dalam ekosistem industri high-tech dan manufaktur dibanding Filipina. Tapi, kita juga belum sepenuhnya aman.

​Kalau sektor manufaktur kita dibiarkan tergerus, birokrasi ribet, dan kebijakan tidak berpihak pada industri lokal, kita berisiko terjebak di pola yang sama: jadi pasar konsumtif, bukan produsen.

Kenapa isu makro ini krusial buat pertumbuhan (growth) kita sehari-hari?

​Manufaktur & industri adalah engine utama yang menyerap tenaga kerja secara masif dan menciptakan multiplier effect ke sektor lain.

​Tanpa industri yang kuat:

• Lapangan kerja sektor formal makin sempit.

• Daya tawar gaji (bargaining power) pekerja stagnan.

• Generasi muda terjebak di pekerjaan informal tanpa jaminan masa depan.

Menunggu pemangku kebijakan dan pemerintah sadar itu butuh waktu. Tapi di level individu, kita bisa mulai mengambil peran aktif:

​Tingkatkan Daya Tawar Skill: Fokus pada kemampuan teknis, engineering, sales, dan manajemen yang memperkuat industri lokal.

​Dukung Ekosistem & Produk Lokal: Pahami value chain dan bangga memperkuat industri dalam negeri.

​Mulai Bersuara Berbasis Data: Bangun komunitas yang kritis, edukatif, dan terus mendorong kebijakan publik yang rasional

​Indonesia tidak boleh cuma jadi penonton atau pasar buat negara lain. Negara yang maju dan kaya selalu berdiri di atas fondasi industri yang solid dan SDM yang terus bertumbuh (growth).

​Pertumbuhan kapasitas dirimu hari ini adalah bagian dari fondasi ekonomi bangsa di masa depan.

​Menurutmu, sektor industri Indonesia apa yang paling butuh perhatian dan intervensi pemerintah saat ini? Drop pandanganmu di bawah! 👇✨


r/karir • • 13h ago

Career Switching Perlu Inspirasi Untuk Cabut Dari IT ke Karir Non IT

50 Upvotes

Halo guys. Aku seorang dev dengan pengalaman hampir 6 tahun. Aku ngerasa IT udah in a fvcked up situation banget. Udah gak bisa ngarep bisa gaji tinggi kek dulu dan beban kerjaannya makin hari makin berat karena request klien yang semakin ngawur dengan alibi "Kan ada AI"

Ada kah di sini yang sudah banting setir ke karir non IT?

Gimana so far?

Aku sebenarnya gak perlu berharap gaji tinggi kek dulu, tapi punya pekerjaan yang ever green, tetap, jadi bisa ngerapiin cash flow juga. Kalau freelance kek gini, apalagi situasi global ekonomi seperti ini, apa yang mau diharapkan. Bisa makan aja udah syukur.

Beberapa bulan terakhir sedang mendalami dunia hidroponik. Bahkan udah bisa panen beberapa sayur. Semua instalasi aku garap sendiri. Aku pelajari semua. Tapi aku sadar di dunia hidroponik ini, ya agak sulit kalau mau profit kalau masih skala rumahan. Harus sewa lahan yang luas terus dijadiin lahan hidroponik dan biayanya gak murah.

Aku kepikiran buat tawarin jasa instalasi ini ke rumah-rumah apalagi lagi banyak orang mulai memikirkan ketahanan pangan. Tapi aku pengen juga liat pengalaman kalian so far karena banting setir ini sesuatu yang tidak enak karena kita akan berada di dunia antah berantah lagi.


r/karir • • 15h ago

Education Teknik Elektro atau Kedokteran?

2 Upvotes

Halo, lagi bingung antara Teknik Elektro atau Kedokteran buat kuliah nanti. Beberapa tahun terakhir ini lebih fokus mempersiapkan diri buat kedokteran, jadi exposure ke fisika dan engineering masih minim. Tapi saya tertarik sama elektro dan bersedia belajar fisika dari sekarang. Kalau dilihat dari prospek kerja dan finansial jangka panjang, menurut kalian lebih worth it yang mana? Jujur salah satu pertimbangan utama saya memang uang dan job security. Cuma agak khawatir juga sama isu saturasi, susahnya masuk PPDS kalo dokter, dan di sisi lain belum terlalu tahu kondisi job market lulusan elektro di Indonesia. Dan masih sepadan kah kalau kedokteran di UPH misalkan atau Teknik elektro di universitas Telkom (Kalau gak dapet PTN). Pengen dengar pendapat terutama dari yang udah terjun langsung di kedua bidang ini. Thank you!


r/karir • • 16h ago

Pengembangan Diri Tips to Get Into Big-4 (or other KAP) External Audit Internship/Entry-Level Roles?

3 Upvotes

Already posted this in r/finansial but trying to gather more info, this seems like a better place 🤔

Hi everyone, I'm a college student (WNI) studying accounting and finance, 3 years in Malaysia + 1 year in the UK. I'll be graduating next year January with my degree, and my future plan is to go into public accounting, specifically external auditing.

My CGPA is quite good (above 3.7), I have a Brevet A&B cert (not sure how it'll help cuz it's tax), good extracurriculars as a secretary and chairman + VP of my university's computing club, and two internships under my belt: internal audit at a huge hotel and tax consulting at a local firm.

I tried to apply to Big 4 or mid-tier auditing firms (both in Indonesia and Malaysia) but I always either get ghosted or my interview rejected. But at this point, I'll take any KAP honestly, I just want to get external audit experience.

I'm planning to take the ACCA or a PPAK program as well after I get my degree. Anyone here with experience working in audit at Big 4 or a KAP, any tips on how I can get my foot in the door?

Thank you!


r/karir • • 16h ago

Freelancing Beginner Interpreter Rate

2 Upvotes

Mau tanya khususnya interpreter English EN-ID Bahasa Indonesia. Untuk beginner yang tdk punya sertifikat (IELTS, TOEFL, translator, jurubahasa) blm punya pengalaman di bidang ini, mau terjun di dunia interpret, kira-kira fee per jam nya berapa ya yang fair?

Sblmnya aku pernah sekolah di US dan interpret English Indonesian saat riset dosen. Mau coba ke dunia interpret sambil ngumpulin uang juga buat kursus dan ujian nya. Aku butuh saran bagaimana cara nambah pengalaman disini dan rate nya, Thank you!!


r/karir • • 18h ago

Career Switching no growth and no future career dilemma

5 Upvotes

hi yall,

im currently an asset information management systems officer working in a petrochemical plant and i dont feel like i enjoy nor do i see myself growing in my current role rn which has made me question whether i’ve wasted the past two years or not.

i joined the company when i was fresh out of college and my team members are also new to this role. most of them are mechanical, instrument, and civil engineers before this and i feel like none of them has a fucking clue on what the fuck are we suppose to do in this role which i think contributes to my feelings of lack of growth in the past 2 years working.

due to not a single person having a clue on what we should do, we mostly just do what is told by our upper management and one of them is to develop internal web apps with microsoft power platform. and being a software nerd back in college it was natural for them to assign this task to me (im an engineering physics grad, but has an experience developing fullstack node js)

and honestly, i have no clue on where my life should go next because i honestly dont know whether i can shift career to something that i enjoy more or doing a masters to pursue my passion in embedded systems or controls. other than that, i dont know if my 2yoe in this line of work would sell if i want to job hunt as well.

any advice on this? my exit plan is to do one of the following:
- do a masters abroad and work there (just got my ielts last september)
- job hunt to roles i can grow more as an engineer (did this for the past year and got zero offers)
- ask for a role switch within the company (did this but to no results as well)


r/karir • • 19h ago

CV Review CV Review

Post image
11 Upvotes

It's time for a CV review for me. Ini adalah CV yang aku buat sendiri dan pake selama 2 bulan belakangan. CV ini disasarin buat posisi labiran dan marketing di bidang kesehatan.

Disclaimer: nama asli, alamat lengkap, no HP, sama url linkedin diganti


r/karir • • 12h ago

Pengembangan Diri Lebih baik luangin waktu buat latih hardskill atau sambil ikut kepanitiaan?

5 Upvotes

sebagai mahasiswa semester 5 yang berusaha mempertahankan IPK tinggi, kadang bingung apakah sisa waktu luang dipakai buat aktif ikut kepanitiaan/volunteer atau lanjut nguli dirumah dengan spam sertifikasi, projek independen, nyiapin internship. Karena semakin lama, rasanya skill kerja sama saya mulai memudar. Saya selalu milih sendiri ketika ada tugas kelompok, kadang skeptis kalau ngerjain sesuatu sama orang lain akibat terlalu idealis/perfeksionis. Sedangkan karir yang saya ingin tempuh sangat sangat membutuhkan skill komunikasi. Menurut para senior disini bagaimana? Mungkin ada wejangan juga buat saya.

Note: sudah tanya AI tapi jawabannya terlalu meh dan cliche


r/karir • • 21h ago

Pengembangan Diri Saran Untuk Saya Sebagai Mahasiswa Akhir?

5 Upvotes

Halo semua! Saya mahasiswa akhir (semester 7), dari jurusan teknik elektro. Sejauh saya kuliah, untuk IPK biasa saja, project ngerjainnya karena ada tugas besar, atau karena pengen ngehobi aja. Banyakan project IoT, webdev, simulasi PLC, dan pengembangan AI. Tapi ada juga project terkait grafis seperti UI/UX, ilustrasi, desain grafis.

Akhir-akhir ini entah kenapa saya menyesali keputusan saya untuk tidak menggunakan Instagram sebagai portal informasi, yang membuat saya banyak ketinggalan informasi, dan memicu rasa FOMO. Saya awalnya mulai jarang pakai Instagram karena memang tidak suka, dan tidak penting juga, makanya langsung berhenti total + deact akun, dan sudah berlangsung selama 2 tahun. Baru kali ini saya on Instagram lagi, dan melihat ada banyak sekali event yang saya lewatkan, dan itu membuat saya sedih dan menyesal :(

Karena saya sendiri semester akhir, saya jadi merasa FOMO dan ingin ikut banyak kegiatan lagi, seperti lomba yang hanya dikhususkan untuk mahasiswa. Padahal dulu saat saya masih menjadi mahasiswa tahun kedua dan ketiga nggak gini-gini banget, karena saya bukan tipikal yang suka ikut lomba juga. Tapi tiba-tiba pengen ikut lomba for out of no reason.

Nah, adakah solusi atau saran untuk mengatasi rasa FOMO, menyesal, dan tidak nyaman karena meninggalkan Instagram? Jujur karena ini saya malah sampai kepikiran buat nambah semester cuma buat memenuhi rasa nggak nyaman seperti ini, cuma biaya kuliah saya sendiri mahal, dan ortu masih ada tanggungan juga :(